Breaking News
light_mode

Tak Hanya Bank Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Hadir sebagai Mitra Sosial Masyarakat

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
  • visibility 206
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Insiden ledakan tabung gas balon ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar. Tragedi yang merenggut nyawa remaja dan meluluhlantakkan satu keluarga ini menggugah banyak pihak untuk turut peduli.

Melalui aksi nyata seperti ini, BPRS Bhakti Sumekar menegaskan jati dirinya sebagai institusi yang tak hanya mengedepankan layanan keuangan syariah, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Tak hanya rumah yang ludes terbakar, peristiwa itu juga merenggut nyawa salah satu anak Slamet, Tirta Sari Dewi (15), serta menyebabkan luka-luka pada tiga anggota keluarga lainnya.

Baca Juga: Cara JMSI Sumenep Berbagi Berkah di Bulan Ramadan

“Kami turut berduka atas musibah yang dialami keluarga Pak Slamet. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka dalam menjalani masa-masa sulit,” ujar Hairil Fajar saat menyerahkan bantuan pada Rabu (7/5/2025).

Kehadiran BPRS Bhakti Sumekar di tengah masyarakat bukan sekadar penyedia layanan perbankan syariah, tetapi juga mitra sosial yang hadir dalam setiap duka masyarakat.

Baca Juga: Wabup Sumenep Dorong RSUD Moh Anwar Miliki Alat Terapi Oxygen

Komitmen inilah yang terus dijaga oleh BPRS Bhakti Sumekar dalam menjawab kebutuhan bukan hanya finansial, tetapi juga empati dan solidaritas warga Sumenep.

“BPRS Bhakti Sumekar berdiri bukan hanya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, tapi juga untuk hadir di saat masyarakat membutuhkan dukungan moral dan materi, seperti dalam musibah ini,” tegas Hairil.

Insiden ledakan tabung gas balon ini menjadi duka mendalam bagi warga sekitar. Dengan langkah nyata seperti ini, BPRS Bhakti Sumekar menegaskan posisinya sebagai institusi yang tak hanya mementingkan bisnis, namun juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet atletik muda asal Kabupaten Sumenep, Madura, resmi masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk ajang SEA Games 2025.

    Maulana Ismail, Atlet Muda Sumenep Siap Harumkan Merah Putih di SEA Games 2025

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 203
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia olahraga nasional. Maulana Ismail, atlet atletik muda asal Kabupaten Sumenep, Madura, resmi masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk ajang SEA Games 2025 yang akan digelar di Thailand, 9-20 Desember mendatang. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumenep, Abdul Moedjib. Menurutnya, Maulana […]

  • Seorang anak di jepang saat pergi sekolah sendiri tanpa ditemani orang tua. (Screenshoot video suasana anak di jepang pergi sekolah/ist)

    Belajar Kemandirian dari Sekolah Dasar di Jepang

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 224
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Pernah lihat anak-anak di Jepang pulang sekolah jalan kaki sendiri? Buat sebagian orang Indonesia, itu mungkin tampak berbahaya atau tidak biasa. Tapi di Jepang, itu hal yang sangat umum, bahkan sudah jadi budaya. Anak-anak SD di Jepang terbiasa berangkat dan pulang sekolah sendiri, tanpa diantar atau dijemput. Mereka tahu rute jalan, tahu […]

  • Potret KMP Dharma Bahari Sumekar III pada mudik gratis Pemkab Sumenep. (Istimewa)

    Mudik Gratis 2025 Pemkab Sumenep Alami Lonjakan Penumpang

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 188
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Program Mudik Gratis 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, rute Kalianget-Sapeken mengalami lonjakan jumlah penumpang dan barang. Program tahunan yang digelar bersama PT Sumekar Line ini resmi berakhir pada Selasa, 25 Maret 2025, dan berjalan sukses meski sempat mengalami penundaan akibat membludaknya jumlah penumpang serta barang. Pelayaran terakhir mudik gratis […]

  • Koordinator MD KAHMI Sumenep, Akis Jasuli saat Berbagi Berkah Dengan Anak Yatim Dan Dhuafa. (Istimewa)

    Dies Natalis ke-79 HMI, MD KAHMI Sumenep Ajak Kader Turun Tangan Jawab Tantangan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Peringatan Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi atas peran historis sekaligus tanggung jawab moral HMI sebagai organisasi kader tertua di Indonesia dalam menjawab tantangan kebangsaan dan pembangunan daerah. Koordinator Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kabupaten Sumenep, Akis Jasuli […]

  • Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti. (Istimewa/Humas Polres Sumenep)

    Heboh Penemuan Jasad Bayi di Kos Kangean, Polisi Pastikan Bukan Mutilasi

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle En A
    • visibility 210
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Dusun Wakaf, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, digegerkan oleh penemuan jasad bayi perempuan di sebuah rumah kos pada Senin (1/9/2025) malam. Peristiwa memilukan itu terungkap sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung ditangani oleh Polsek Kangean, jajaran Polres Sumenep. Bayi malang tersebut diketahui berinisial ALA, berusia 11 bulan. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa […]

  • Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi

    Begini Gagasan Transformasi PMII Jatim ala Maksudi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 224
    • 0Komentar

      SUMENEP, (JARAK.co) – Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi, menawarkan gagasan baru untuk arah gerakan PMII: Equilibrium Sosial-Inklusif. Gagasan ini lahir dari keprihatinannya terhadap menguatnya polarisasi sosial, rendahnya literasi digital, serta lemahnya integrasi antara keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan di tubuh PMII. Konsep tersebut menggabungkan teori ekonomi […]

expand_less